• Emping Garut Goreng
Umbi Ganyong

Umbi Ganyong

Banyak masyarakat Indonesia yang masih awam tentang tanaman Umbi Ganyong ini, Masyarakat kita biasanya hanya menanam tanpa mengetahui apa manfaat dan kegunaan dari umbi ini. Tanaman Ganyong (Canna edulis Kerr) adalah tanaman umbi-umbian yang termasuk dalam tanaman dwi tahunan (2 musim) atau sampai beberapa tahun, hanya saja dari satu tahun ke tahun berikutnya mengalami masa istirahat, daun-daunnya mengering lalu tanamannya hilang sama sekali dari permukaan tanah.

Pada musim penghujan tunas tanaman akan keluar dari mata-mata umbi atau rhizomanya. Ganyong sering kali dimasukkan pada tanaman umbi-umbian, karena orang bertanam ganyong biasanya untuk diambil umbinya yang kaya akan karbohidrat, yang disebut umbi disini sebenarnya adalah rhizoma yang merupakan batang yang tinggal di dalam tanah.
Di negara tetangg kita Vietnam misalnnya, patinya dijadikan bahan baku pengganti kacang hijau dalam pembuatan mie bening (soun) berkualitas tinggi. Di Jawa, biji ganyol atau ganyong, terkadang dihancurkan lalu digunakan sebagai luluran untuk menghilangkan sakit kepala. Sari umbi hasil ekstraksi digunakan untuk mengobati diare. Bubur umbi ganyong tadi lalu yang telah dididihkan terleihdahulu lalu dapat digunakan sebagai obat penyakit kulit tropis, hepatitis akut, trauma, mimisan.
Ganyong menghasilkan umbi yang dapat dimakan mentah atau masak, baik setelah direbus atau diolah menjadi.

Tepung ganyong di tempat kami dapat diolah juga menjadi pati. Caranya, cuci bersih kulit ganyong atau dapat juga dikupas kulitnya, kemudian parut lalu peras airnya dengan menggunakan saringan seperti saringan tahu atau semacamnya, air hasil saringan lalu diendapkan hingga air dan endapannya terpisah, setelah itu endapannya baru dijemur di bawah sinar matahari sampai kering, bila ingin baik hasilnya lakukan penggilingan dan siap untuk digunakan. Pati ganyong yang sudah jadi dapat digunakan dalam pembuatan berbagai macam makanan, soun, lem, dll.
Setiap 100 gram umbi ganyong yang dapat dimakan, mengandung kira-kira : air 75 g, protein 1 g, lemak 0,1 g, karbohidrat 22,6 g, Ca 21 miligram (mg), P 70 mg, vitamin B 0,1 mg, Fe 20 mg, vitamin C 10 mg. Karbohidrat terdiri dari lebih 90% tepung dan 10% gula (glukosa dan sukrosa). Tepung yang dihasilkan berwarna kuning cerah dengan ukuran butir, kira kira (125-145 milimikron x 60 milimikron) tidak beraturan. Tepung ini sangat larut dan mudah dicerna. Setelah dimasak, tepung menjadi mengkilat dan transparan.